25 Oktober 2008

KEADAAN LAPAR RASULULLAH SAW

Muslim dan Tirmidzi telah meriwayatkan dari An-Nu'man bin Basyir ra. dia berkata: Bukankah kamu sekarang mewah dari makan dan minum, apa saja yang kamu mahu kamu mendapatkannya? Aku pernah melihat Nabi kamu, Muhammad Saw hanya mendapat kurma yang buruk saja untuk mengisi perutnya!

Dalam riwayat Muslim pula dari An-Nu'man bin Basyir ra. katanya, bahwa pada suatu ketika Umar ra. menyebut apa yang dinikmati manusia sekarang dari dunia! Maka dia berkata, aku pernah melihat Rasulullah Saw seharian menanggung lapar, karena tidak ada makanan, kemudian tidak ada yang didapatinya pula selain dari kurma yang buruk saja untuk mengisi perutnya.

Suatu riwayat yang diberitakan oleh Abu Nu'aim, Khatib, Ibnu Asakir dan Ibnun-Najjar dari Abu Hurairah ra. dia berkata: Aku pernah datang kepada Rasulullah Saw ketika dia sedang bersembahyang duduk, maka aku pun bertanya kepadanya: Ya Rasulullah Saw! Mengapa aku melihatmu bersembahyang duduk, apakah engkau sakit? jawab beliau: Aku lapar, wahai Abu Hurairah! Mendengar jawaban beliau itu, aku terus menangis sedih melihatkan keadaan beliau itu. Beliau merasa kasihan melihat aku menangis, lalu berkata: Wahai Abu Hurairah! jangan menangis, karena beratnya penghisaban nanti di hari kiamat tidak akan menimpa orang yang hidupnya lapar di dunia jika dia menjaga dirinya di kehidupan dunia. (Kanzul Ummal 4:41)

Ahmad meriwayatkan dari Aisyah r.ha. dia berkata: Sekali peristiwa keluarga Abu Bakar ra. (ayahnya) mengirim (sup) kaki kambing kepada kami malam hari, lalu aku tidak makan, tetapi Nabi Saw memakannya - ataupun katanya, beliau yang tidak makan, tetapi Aisyah r.ha makan, lalu Aisyah ra. berkata kepada orang yang berbicara dengannya: Ini karena tidak punya lampu. Dalam riwayat Thabarani dengan tambahan ini: Lalu orang bertanya: Hai Ummul Mukminin! Apakah ketika itu ada lampu? Jawab Aisyah r.ha: Jika kami ada minyak ketika itu, tentu kami utamakan untuk dimakan. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:155; Kanzul Ummal 5:155)

Abu Ya'la memberitakan pula dari Abu Hurairah ra. katanya: Ada kalanya sampai berbulan-bulan berlalu, namun di rumah-rumah Rasulullah Saw tidak ada satu hari pun yang berlampu, dan dapurnya pun tidak berasap. Jika ada minyak dipakainya untuk dijadikan makanan. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:154; Majma'uz Zawatid 10:325)

Bukhari dan Muslim meriwayatkan pula dari Urwah dari Aisyah r.ha. dia berkata: Demi Allah, hai anak saudaraku (Urwah anak Asma, saudara perempuan Aisyah), kami senantiasa memandang kepada anak bulan, bulan demi bulan, padahal di rumah-rumah Rasulullah Saw tidak pernah berasap. Berkata Urwah ra: Wahai makcikku, jadi apalah makanan kamu? Jawab Aisyah r.ha: Kurma dan air sahaja, melainkan jika ada tetangga-tetangga Rasulullah Saw dari kaum Ansar yang membawakan buat kami makanan. Dan memanglah kadang-kadang mereka membawakan kami susu, maka kami minum susu itu sebagai makanan. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:155)

Ibnu Jarir meriwayatkan dari Aisyah r.ha. katanya: sering kali kami tinggal sampai empat puluh hari, sedang di rumah kami tidak pernah punya lampu atau dapur kami berasap. Maka orang yang mendengar bertanya: Jadi apa makanan kamu untuk hidup? Jawab Aisyah r.ha: Kurma dan air sahaja, itu pun jika dapat. (Kanzul Ummal 4:38 )

Tarmidzi memberitakan dari Masruq, katanya: Aku pernah datang menziarahi Aisyah r.ha. lalu dia minta dibawakan untukku makanan, kemudian dia mengeluh: Aku mengenangkan masa lamaku dahulu. Aku tidak pernah kenyang dan bila aku ingin menangis, aku menangis sepuas-puasnya! Tanya Masruq: Mengapa begitu, wahai Ummul Mukminin?! Aisyah r.ha menjawab: Aku teringat keadaan di mana Rasulullah Saw telah meninggalkan dunia ini! Demi Allah, tidak pernah beliau kenyang dari roti, atau daging dua kali sehari. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:148 )

Dalam riwayat Ibnu Jarir lagi tersebut: Tidak pernah Rasulullah Saw kenyang dari roti gandum tiga hari berturut-turut sejak beliau datang di Madinah sehingga beliau meninggal dunia. Dalam lain-lain riwayat: Tidak pernah kenyang keluarga Rasulullah Saw dari roti syair dua hari berturut-turut sehingga beliau wafat. Dalam riwayat yang lain lagi: Rasulullah Saw telah meninggal dunia, dan beliau tidak pernah kenyang dari korma dan air. (Kanzul Ummal 4:38 )

Dalam riwayat lain yang dikeluarkan oleh Baihaqi telah berkata Aisyah ra.: Rasulullah Saw tidak pernah kenyang tiga hari berturut-turut, dan sebenarnya jika kita mau kita bisa kenyang, akan tetapi beliau selalu mengutamakan orang lain yang lapar dari dirinya sendiri. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:149)

Ibnu Abid-Dunia memberitakan dari Al-Hasan ra. secara mursal, katanya: Rasulullah Saw selalu membantu orang dengan tangannya sendiri, beliau menampal bajunya pun dengan tangannya sendiri, dan tidak pernah makan siang dan malam secara teratur selama tiga hari berturut-turut, sehinggalah beliau kembali ke Rahmatullah. Bukhari meriwayatkan dari Anas ra. katanya: Tidak pernah Rasulullah Saw makan di atas piring, tidak pernah memakan roti yang halus hingga beliau meninggal dunia. Dalam riwayat lain: Tidak pernah melihat daging yang sedang dipanggang (maksudnya tidak pernah puas makan daging panggang). (At-Targhib Wat-Tarhib 5:153)

Tarmidzi memberitakan dari Ibnu Abbas ra. katanya: Rasulullah Saw sering tidur malam demi malam sedang keluarganya berbalik-balik di atas tempat tidur karena kelaparan, karena tidak makan malam. Dan makanan mereka biasanya dari roti syair yang kasar. Bukhari pula meriwayatkan dari Abu Hurairah ra. katanya: Pernah Rasulullah Saw mendatangi suatu kaum yang sedang makan daging bakar, mereka mengajak baginda makan sama, tetapi baginda menolak dan tidak makan. Dan Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah Saw meninggal dunia, dan beliau belum pernah kenyang dari roti syair yang kasar keras itu. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:148 dan 151)

Pernah Fathimah binti Rasulullah Saw datang kepada Nabi Saw membawa sepotong roti syair yang kasar untuk dimakannya. Maka ujar beliau kepada Fathimah r.ha: Inilah makanan pertama yang dimakan ayahmu sejak tiga hari yang lalu! Dalam riwayat Thabarani ada tambahan ini, yaitu: Maka Rasulullah Saw pun bertanya kepada Fathimah r.ha: Apa itu yang engkau bawa, wahai Fathimah?! Fathimah r.ha menjawab: Aku membakar roti tadi, dan rasanya tidak termakan roti itu, sehingga aku bawakan untukmu satu potong darinya agar engkau memakannya dahulu! (Majma'uz Zawa'id 10:312)

Ibnu Majah dan Baihaqi meriwayatkan pula dari Abu Hurairah ra. katanya: Sekali peristiwa ada orang yang membawa makanan panas kepada Rasulullah Saw maka beliau pun memakannya. Selesai makan, beliau mengucapkan: Alhamdulillah! Inilah makanan panas yang pertama memasuki perutku sejak beberapa hari yang lalu. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:149)

Bukhari meriwayatkan dari Sahel bin Sa'ad ra. dia berkata: Tidak pernah Rasulullah Saw melihat roti yang halus dari sejak beliau dibangkitkan menjadi Utusan Allah hingga beliau meninggal dunia. Ada orang bertanya: Apakah tidak ada pada zaman Nabi Saw ayak yang dapat mengayak tepung? Jawabnya: Rasulullah Saw tidak pernah melihat ayak tepung dari sejak beliau diutus menjadi Rasul sehinggalah beliau wafat. Tanya orang itu lagi: Jadi, bagaimana kamu memakan roti syair yang tidak diayak terlebih dahulu? Jawabnya: Mula-mula kami menumbuk gandum itu, kemudian kami meniupnya sehingga keluar kulit-kulitnya, dan yang mana tinggal itulah yang kami campurkan dengan air, lalu kami mengulinya. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:153)

Tirmidzi memberitakan daiipada Abu Talhah ra. katanya: Sekali peristiwa kami datang mengadukan kelaparan kepada Rasulullah Saw lalu kami mengangkat kain kami, di mana padanya terikat batu demi batu pada perut kami. Maka Rasulullah Saw pun mengangkat kainnya, lalu kami lihat pada perutnya terikat dua batu demi dua batu. (At-Targhib Wat-Tarhib 5:156)

Ibnu Abid Dunia memberitakan dari Ibnu Bujair ra. dan dia ini dari para sahabat Nabi Saw, Ibnu Bujair berkata: Pernah Nabi Saw merasa terlalu lapar pada suatu hari, lalu beliau mengambil batu dan diikatkannya pada perutnya. Kemudian beliau bersabda: Betapa banyak orang yang memilih makanan yang halus-halus di dunia ini kelak dia akan menjadi lapar dan telanjang di hari kiamat! Dan betapa banyak lagi orang yang memuliakan dirinya di sini, kelak dia akan dihinakan di akhirat. Dan betapa banyak orang yang menghinakan dirinya di sini, kelak dia akan dimuliakan di akhirat.'Bukhari dan Ibnu Abid Dunia meriwayatkan dari Aisyah r.ha. dia berkata: Bala yang pertama-tama sekali berlaku kepada ummat ini sesudah kepergian Nabi Saw ialah kekenyangan perut! Sebab apabila sesuatu kaum kenyang perutnya, gemuk badannya, lalu akan lemahlah hatinya dan akan merajalelalah syahwatnya! (At-Targhib Wat-Tarhib 3:420).

ARTIKEL DARI LAMAN WEB

PROTOKOL-PROTOKOL ZIONIS YAHUDI

Protokol Yahudi telah dibawa ke pengetahuan umum pada tahun 1901M, apaila seorang wanita perancis telah mencuri naskhah protokol ini daripada seorang pemimpin tertinggi Freemasonary. Wanita tersebut telah mencurinya diakhir muktamar rahsia (Jewish Masonic Conspiracy) yang diadakan di Perancis. Di dalam naskhah asalnya tidak digunakan kalimah “Yahudi” kecuali di dalam dua tempat sahaja. Ianya hanya menggunakan perkataan “Kita” dan “Orang bukan Yahudi”. Protokol-protokol ini telah diterjemahkan ke bahasa Arab oleh Ust Mohd Khalifah Attunisi. Di bawah tajuk “Protokol Hukama Sohyuni”

Protokol Pertama
Cara memerintah sebaik-baiknya ialah dengan menggunakan kekerasan dan keganasan bukan dengan perbincangan ilmiah. Hak itu terletak kepada kekuatan. Siapa kuat, dialah berhak, kerana dalam hukum alam, kebenaran terletak dengan kekuatan. Sesungguhnya politik tidak sesuai dengan akhlak. Pemerintah yang berpandukan moral bukanlah ahli politik yang bijak. Mereka yang ingin memerintah, mestilah pandai menggunakan tipu helah dan matlamat menghalalkan cara. Minuman keras haruslah digunakan untuk mencapai tujuan itu.

Protokol Kedua
Bantuan-bantuan yang diberikan oleh bangsa yahudi melalui agen-agen Yahudi akan memperkuatkan kaum yahudi. Yahudi akan memerintah bangsa lain seperti bangsa itu memerintah negaranya sendiri, tanpa disedari bahawa mereka telah berada di bawah genggaman yahudi. Ketua pentadbir yang dilantik untuk mengatur pentadbiran negara, mestilah terdiri daripada orang-orang yang berjiwa budak, yang mudah diarah untuk kepentingan Yahudi. Melalui akhbar, Yahudi menggerakkan fikiran orang ramai serta mengambil kesempatan untuk mendapatkan emas, meskipun dari lautan darah dan airmata. Pengorbanan adalah perlu, kerana setiap nyawa dikalangan yahudi berharga seribu orang bukan Yahudi.

Protokol Ketiga
Yahudi akan menjadikan negara bukan Yahudi, sebagai gelanggang pertelagahan manusia yang boleh membawa huru hara, seterusnya menybabkan kemerosotan ekonomi. Yahudi akan berlagak sebagai penyelamat dengan mempelawa masuk ke ‘pasukan kita' iaitu Sosialis, komunis dan lain-lain yang dapat memberi ruang kepada Yahudi untuk menguasai bangsa bukan Yahudi. Dalam alam fikiran Yahudi, wajib ditanam perasaan bahawa semua haiwan itu (bukan bangsa Yahudi) akan tidur nyenyak apabila kenyang dengan darah. Ketika itulah senang bagi Yahudi memperhambakan mereka.

Protokol Keempat
Bangsa Yahudi mestilah menghapuskan segala bentuk kepercayaan agama serta mengikis daripada hati orang bukan Yahudi prinsip ketuhanan dan menggantikannya dengan perkiraan ilmu hisab serta lain-lain keperluan kebendaan. Fikiran orang bukan Yahudi mestilah dialihkan ke arah memikirkan soal perdagangan dan perusahaan supaya mereka tidak ada masa untuk memikirkan soal-soal musuh mereka. Akhirnya segala kepentingan akan jatuh ke tangan Yahudi.

Protokol Kelima
Sekiranya ada di kalangan orang bukan Yahudi cuba mengatasi bangsa Yahudi dari segi sains, politik dan ekonomi, maka bangsa Yahudi mestilah menyekat mereka dengan cara menimbulkan pelbagai bentuk perselisihan sehingga wujud konflik sesama mereka. Kesannya, mereka mengambil keputusa untuk tidak mencampuri permasalahan tersebut kerana ianya hanya difahami oleh orang-orang yang memimpin rakyat sahaja.

Protokol Keenam
Untuk memusnahkan perusahaan bangsa bukan Yahudi, ialah dengan cara merosakkan sumber pengeluaran dengan memupuk tabiat membuat kejahatan dan meminum minuman keras di kalangan pekerja, serta mengambil langkah menghapuskan orang orang terpelajar dari kalangan bangsa bukan Yahudi. Semua bangsa bukan Yahudi mestilah dipastikan menduduki mertabat kaum buruh yang melarat.

Protokol Ketujuh
Orang-orang Yahudi wajib menabur fitnah supaya timbul kekacauan, pertelagahan dan permusuhan di kalangan manusia. Bila timbul penentangan terhadap bangsa Yahudi, maka wajiblah orang Yahudi menyambutnya dengan peperangan secara total di seluruh dunia.

Protokol Kelapan
Pemerintah Yahudi akan dikelilingi oleh segolongan besar ahli-ahli ekonomi dan orang Yahudi sendiri akan dikelilingi oleh ribuan ahli-ahli korporat, jutawan dan usahawan.

Protokol Kesembilan
Yahudi akan mendirikan kerajaan diktator dengan membuat dan melaksanakan undang-undang yang tegas, iaitu undang-undang yang akan membunuh tanpa pengampunan. Yahudi akan merosakkan moral pemuda-pemuda bukan Yahudi dengan menanamkan teori-teori palsu dan ilmu-ilmu yang batil.

Protokol Kesepuluh
Yahudi akan membawa masuk racun ‘Liberalisma' ke dalam negara-negara yang bukan Yahudi supaya menggugat kestabilan politik. Pilihanraya diatur supaya boleh memberi kemenangan kepada pemimpin-pemimpin yang dapat bertugas sebagai agen yahudi dalam melaksanakan rancangan rancangan Yahudi.

Protokol Kesebelas
Bangsa Yahudi menyifatkan diri mereka sebagai serigala dan bangsa lain sebagai kambing. Bagi mereka, Yahudi merupakan bangsa yang terpilih dan mereka bertebaran ke atas muka bumi ini sebagai satu rahmat. Berada di perantauan atau negara asing yang nampak sebagai kelemahan, sebenarnya mencerminkan kekuatan yang dapat membawa bangsa itu ke pintu kekuatan di seluruh dunia.

Protokol Kedua belas
Yahudi akan mengubah pengertian tentang kebebasan atau kemerdekaan dengan mentafsirkan istilah itu sebagai mengamalkan apa-apa yang diperkenalkan atau dibenarkan oleh undang-undang sahaja. Kalau bangsa bukan Yahudi diberi permit menerbitkan sepuluh akhbaratau majalah, maka bangsa Yahudi mesti menerbitkan 30 akhbar atau majalah. Perkara ini amat penting kerana ia adalah alat untuk mengubah fikiran rakyat.

Protokol Ketiga belas
Bagi memastikan kejayaan usaha-usaha memonopoli dan mempercepatkan proses keruntuhan, maka bangsa Yahudi hendaklah menghapuskan golongan korporat dari bukan bangsa Yahudi di samping mengadakan spekulasi dan menyebarkan projek mewah, pesta-pesta serta pelbagai bentuk hiburan lain di kalangan bangsa bukan Yahudi kerana semua ini akan menelan kekayaan mereka. Untuk mengalih perhatian orang bukan Yahudi daripada memikirkan persoalan politik, maka agen Yahudi hendaklah membawa mereka kepada kegiatan-kegiatan hiburan, olahraga, pesta-pesta, pertandingan kesenian, kebudayaan dan lain-lain lagi.

Protokol Keempat belas
Para filosuf Yunani mestilah membincangkan kekurangan-kekurangan serta mendedahkan keburukan agama-agama lain. Para penulis Yahudi harus menonjolkan tulisan-tulisan pornografi iaitu mengadakan sastera yang tidak bermakna, kotor dan keji.

Protokol Kelima belas
Apabila mendapat kekuasaan, bangsa Yahudi akan membunuh tanpa belas kasihan terhadap setiap orang yang menentangnya. Setiap pertubuhan yang merancang untuk menentangnya mestilah dihukum dan ahli-ahlinya dibuang negeri. Oleh itu, mesti didirikan sebanyak-banyaknya ‘FREMASONIC LODGE' iaitu tempat-tempat pertemuan rahsia orang orang Yahudi.

Protokol Keenam belas Yahudi akan mendirikan universiti mengikut rancangan yang begitu tersusun. Pensyarah-pensyarah akan mendidik dan membentuk para pemuda supaya menjadi manusia yang patuh kepada pihak berkuasa (Yahudi). Bagaimanapun, ajaran-ajaran mengenai undang-undang negeri dan politik tidak akan diajar kecuali beberapa orang sahaja yang dipilih kerana kebolehan mereka.

Protokol Ketujuh belas
Yahudi meletakkan kehakiman dalam bidang yang sempit dan terhad. Guaman akan melahirkan orang-orang kejam, tidak berperikemanusiaan dan mempunyai tabiat buruk untuk mencapai kemenangan bagi orang yang dibelanya, walaupun terpaksa menghancurkan semangat keadilan dan mengorbankan kebajikan masyarakat.

Protokol Kelapan belas
The Kings of Jews akan dikawal oleh pengawal pengawal rahsia, kerana orang-orang yahudi tidak akan membuka pinti kepada kemungkinan adanya perancangan untuk menentang kegiatan Yahudi

Protokol Kesembilan belas
Bangsa Yahudi akan membicarakan orang orang yang melakukan kesalahan politik sama seperti orang yang mencuri, membunuh dan kesalahan-kesalahan yang lain. Orang ramai akan memandang kesalahan politik itu sebagai satu kesalahan yang hina dan timbul rasa benci kepada mereka yang melakukannya.

Protokol Kedua puluh
Bank Antarabangsa Yahudi akan memberi pinjaman kepada bangsa bukan Yahudi dengan kadar bunga yang tinggi. Pinjaman yang sedemikian, akan menyebabkan pertambahan kadar hutang berlipat kali ganda. Ekonomi orang bukan Yahudi akan lumpuh secara outomatik kesan pertambahan hutang tersebut.

Protokol Kedua puluh Satu
Yahudi menggantikan pasaran wang dengan institusi hutang kerajaan yang bertujuan untuk menetapkan nilai perusahaan mengikut pendapatan kerajaan. Institusi ini akan menawarkan pasaran 500 sijil pinjaman perusahaan dalam sehari atau membeli sebanyak itu juga. Dengan cara inilah segala perusahaan akan bergantung kepada Yahudi.

Protokol Kedua puluh dua
Untuk sampai ketujuan yang baik iaitu kekuasaan Yahudi yang berkuasa penuh dalam rangka meletakkan dunia dalam pemerintahannya, kadang-kadang kekerasan akan digunakan. Di tangan Yahudilah terletaknya pusat kekuasaan yang paling besar.

Protokol Kedua puluh tiga
Orang Yahudi wajib melatih seluruh umat manusia dalam meningkatkan rasa segan dan malu agar mereka terbiasa dengan sifat patuh dan setia kepada arahan Yahudi.

Protokol Kedua puluh empat
Kerajaan tidak boleh diserahkan kepada mereka yang tidak tahu selok belok pemerintahan. Hanya mereka yang boleh menunjukkan sikap keras, kejam dan boleh memerintah dengan tegas akan menerima teraju kerajaan daripada pemimpin-pemimpin kita (Yahudi).

HAJI DAN JIHAD


Ganjaran bersembahyang di Masjidil Haram adalah 100.000 kali ganda bersembahyang di masjid-masjid biasa.
Menyedari kedudukan tersebut setiap muslim memiliki keinginan untuk berangkat, berangkat dan berangkat memenuhi panggilan Allah, pergi ke tanah suci Makkah - Madinah (haramain). Keberangkatan mereka ziarah ke tanah suci dengan niat yang 'lurus' setara dengan jihad fi sabilillah.
Bahkan pahala haji yang mabrur tiada yang lain kecuali surga-Nya. Subhanallah.
Ziarah ke tanah suci dengan niat mengunjungi kekasih Allah, Nabi Muhammad SAW. sungguhlah perjalanan mulia. Apalagi iringi dengan pemahaman mengambil semua hikmah dari semua persitiwa yang dialami nabi dalam menemukan Islam. Lebih tepatnya dipertemukan oleh Allah dengan Islam. Disinilah, kedua kota suci menjadi titik sentral dalam proses kelahiran Islam.
Kerana sungguh, setiap manusia muslim sudah dibekali oleh Allah dengan kemampuan mamaksimakan kemampuan berfikir yang lebih dibanding mahluk Allah yang lain.
Rasulullah saw bersabda,
' Beruntunglah umat yang hidup di masaku dan beriman/mengikuti ajaranku. Beruntung, beruntung dan beruntunglah umat yang hidup setelah aku , dan beriman/mengikuti ajaranku.'
Maka beruntunglah umat muslim yang berkesempatan untuk mengunjungi rumah beliau yang diantaranya terdapat taman surga, dengan segenap iman kepda Allah dan Rasul-Nya. Alhamdulillah.Semangat Jihad BaruLebih-lebih sekembali dari perjalanan jihad, kembali ke kampung halaman masing- masing mampu melaksanakan dakwah kepada seluruh umat manusia. Artinya sekembalinya dari umrah atau haji mendapati semangat Jihad Baru. Maka, pahala yang akan diperoleh menjadi berlipat - lipat. Insya Allah
Diceritakan, para sahabat Rasulullah yang faham akan kelebihan ini, telah meninggalkan ganjaran yang sebesar ini, meninggalkan Rasulullah yang mereka cintai,anak-anak, isteri-isteri dan kampung halaman mereka (tanah hijjaz) semata-mata kerana untuk menyebarkan dakwah kepada seluruh umat manusia.
Rasulullah saw bersabda,
' Jika engkau (para sahabat) inginkan ilmu maka dampingilah aku, tetapi jika engkau ingin melihat wajah Allah, maka keluarlah di jalan Allah swt ke hujung-hujung dunia'
Sahabat sanggup meninggalkan segalanya yang mereka cintai adalah kerana ganjaran keluar di jalan Allah swt (Jihadu fi sabilillah) adalah amat besar. Malaikat sanggup untuk mengira titisan hujan yang gugur dari langit, tetapi tidak sanggup untuk mengira pahala atau ganjaran yang Allah kurniakan bagi mereka yang keluar jihad di jalan Allah swt. Seorang yang keluar di jalan Allah swt Allah akan lipatgandakan amalannya sebanyak 700 000 kali ganda. Ini adalah yang paling minimum. Allah memberi lebih banyak lagi kerana sesungguhnya Dia adalah Maha Kaya lagi Maha Pemurah. Masya Allah !

SAYA AKAN SAMAN MALU ZAINOL - MISBAH


October 24, 2008 ·
IPOH: Ustaz Misbahul Munir telah mengarahkan panel peguam untuk membuat perincian daripada segi undang-undang untuk menyaman malu Ketua Pemuda Umno Negeri ekoran tuduhan kononnya berlaku salahguna kuasa.
Setiausaha Politik MB Perak itu berkata, tuduhan liar itu tidak patut dibiarkan berlalu begitu sahaja, kerana ia bukan sahaja menjejaskan kredibilti dan kewibawaan diri saya, tetapi berniat jahat untuk menjejaskan maruah saya dan keluarga saya.
Misbahul berkata demikian selepas dua pegawai BPR berkunjung ke pejabat beliau pada Rabu, 22 Okt. Kehadiran mereka ekoran laporan oleh Zainol Padzi kononnya Misbahul telah menyalah gunakan kuasa dengan “mengarahkan” Pengarah Jabatan Pengairan dan Saliran (JPS) menyerahkan kerja menyenggara sungai, parit dan tali air kepada Jawatankuasa Kemajuan dan Keselamatan Kampung (JKKK) secara runding terus.
Wal hal Misbahul tidak mengarahpun, tetapi sekadar memohon. END/PKR